Tentang KoAR

Nusa Tenggara Timur

sebagian relawan KoAR

Kemiskinan, kelaparan, ketertindasan, bencana dan perampasan hak merupakan realitas yang selalu menjadi pergumulan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Realitas tersebut disadari sebagai dampak hubungan tidak selaras antara sesama manusia maupun antara manusia dengan alamnya.

Menyadari hal tersebut, maka pada tanggal 1September 2004, beberapa individu yang mewakili elemen mahasiswa dan aktifis LSM di Kupang, berkumpul dan membentuk sebuah komunitas dengan nama Komunitas Akar Rumput yang disingkat KoAR sebagai wadah untuk mengkampanyekan keselarasan hubungan antara manusia dengan manusia dan manusia dengan alamnya.

Dalam perjalannyanya, KoAR merasa perlu untuk melakukan kerja-kerja konkrit demi pencapaian visi yang diemban. Maka pada tanggal 1 September 2008 KoAR memutuskan untuk melembagakan diri menjadi sebuah perkumpulan relawan dengan tetap menggunakan nama Komunitas Akar Rumput.

KoAR melembagakan diri lewat Akta Notaris yang dikeluarkan Notaris Emmanuel Mali, SH No. 10, Tanggal 04 November 2008 dan terdaftar di Pengadilan Negeri Klas I A Kupang No. 23 / AN / L / KAR / 2009 / PN. KPG

Siapa Kami

KoAR terdiri dari orang-orang muda yang membentuk diri dalam sebuah komunitas anak muda yang secara rela; beranggotakan mahasiswa, pemuda aktivis organisasi, aktifis LSM, dan komunitas masyarakat yang bermimpi untuk melakukan perubahan secara kreatif.

Sebagai minoritas kreatif (creative minority), kami bekerja bersama, menciptakan masyarakat yang adil dan berdaulat atas persamaan hak dan kesetaraan, serta terwujudnya penghargaan terhadap harkat, martabat manusia dan alam.

Kami bekerja bersama dalam konsep relawan untuk menciptakan solidaritas manusia terhadap manusia dan manusia terhadap alamnya, dengan kemitraan bersama masyarakat akar rumput.

Visi Kami

Kami ingin bekerja bersama, untuk menciptakan masyarakat yang adil dan berdaulat atas persamaan hak dan kesetaraan, serta terwujudnya penghargaan terhadap harkat, martabat manusia dan alam “

Kami Percaya

Bahwa belum terlambat untuk membuat perubahan, dan setiap perubahan sekecil apapun yang bisa kami buat bagi komunitas dan orang-orang rentan, akan memberikan kontribusi yang besar bagi sebuah perubahan. Untuk itu kami ingin selalu belajar sesuai dengan apa yang kami bisa lakukan bagi setiap perubahan.